Verifikasi akses Anda.
Kakak yakin ingin keluar dari Portal Anggota PSAK FT UPR?
"Mengingat masa lalu untuk membangun masa depan yang lebih gemilang."
Menurut cerita para tetua adat, Desa Panahan pada awalnya merupakan sebuah wilayah hutan belantara yang subur di hulu Sungai Arut. Nama "Panahan" konon diambil dari istilah lokal yang berkaitan dengan aktivitas berburu masyarakat dayak pada masa lampau.
Wilayah ini dikenal strategis karena berada di aliran sungai yang menjadi jalur transportasi utama nenek moyang. Keharmonisan alam dan kearifan lokal menjadi pondasi utama terbentuknya pemukiman yang kini kita kenal sebagai Desa Panahan.
Sekelompok masyarakat mulai membuka lahan (hutan) untuk dijadikan pemukiman tetap dan lahan berladang di tepian Sungai Arut.
Panahan resmi diakui sebagai Desa Definitif secara administratif dan mulai menjalankan pemerintahan desa sendiri, terpisah dari desa induk.
Peristiwa bersejarah dimana jaringan listrik PLN mulai menerangi Desa Panahan, mengubah wajah ekonomi dan sosial masyarakat secara drastis.
Di bawah kepemimpinan saat ini, Desa Panahan bertransformasi menjadi desa yang melek teknologi dengan peluncuran Website Desa dan sistem pelayanan digital.